Minggu lalu pengurus MaPa berkomunikasi dengan pengurus Yayasan Anugerah Anak Sumba, Ibu Ida Pangaribuan. Dengan antusias dan gembira bu Ida menceritakan perkembangan pesat Taman Bacanya. Tahun 2020 lalu, MaPa Foundation mengirimkan koleksi berbagai buku cerita anak, cerita daerah dan dongeng internasional, buku ensiklopedia, buku tentang pengetahuan alam, sosial, budaya dan agama untuk Taman Baca ini. Saat itu yayasan Ibu Ida masih dalam proses pembangunan ruang perpustakaan khusus.
Puji Tuhan di akhir tahun 2021 ruangan tersebut telah selesai. Maka semua buku bacaan, lemari dan meja kecil untuk membaca dipindahkan kesana. Kegiatan membaca anak-anak setempat menjadi lebih bersemangat dan gembira.
Seminggu sekali ada pertemuan bagi anak usia 3-12 tahun di Taman Baca. Kegiatannya membaca buku bersama, belajar calistung, belajar bahasa Inggris, matematika, ilmu pengetahuan alam dan pendidikan kreatifitas.
Untuk remaja dan pemuda usia 13-22 tahun, ada kegiatan membaca buku dan belajar komputer.
Tidak sampai disitu, Taman Baca juga melakukan pelatihan tutor, yang datang dari berbagai Taman Baca lainnya di kecamatan atau kabupaten sekitar. Tercatat ada 42 taman baca yang ada di Sumba. Suatu kabar yang menggembirakan!
Dengan jejaring yang sudah dibina oleh MaPa Foundation, maka gerakan literasi ini diharapkan terus berkembang dari satu daerah ke daerah lain didasari semangat gotong royong. Semoga akan tetap tumbuh para pejuang literasi yang memiliki perhatian bagi upaya meningkatkan kemampuan literasi anak bangsa.
Semangat!!!


